Rabu, 10 Januari 2018

4 Manfaat Grup WhatsApp Beranggotakan Diri Sendiri

Sangat bermanfaat. Itulah yang saya rasakan dari adanya grup di WhatsApp. Pasalnya, aplikasi ini memudahkan komunikasi grup, organisasi, kelompok tanpa harus bersua.
Dengan kondisi yang "So' sibuk" perkumpulan rentan untuk absen, juga jarak antar anggota yang terhitung bisa memakan waktu dan uang saku jika sengaja bertemu. Oleh karenanya aplikasi WhatsApp ini hadir untuk memfasilitasi kegiatan ngeriung tanpa tatap muka. Simpelnya, dengan bermodal kuota dan kutak-ketik saja, kita bisa mengobrol ria, berbagi canda tawa, dan berbagi informasi kepada anggota.

Pada umumnya, grup WhatsApp ini berisikan segerombolan orang yang memiliki kepentingan yang sama, organisasi misalnya, atau kelompok kerja, atau kelompok bertugas, dan kumpulan lainnya. Namun tahukah, grup WhatsApp juga bisa berisikan hanya diri sendiri saja.

Aneh memang jika mendengar ada seseorang yang membuat grup yang berisikan dirinya sendiri. Hal ini tentu memicu pembulian bertemakan "Jomblo Nestapa" (Jones) kepada sang pemilik grup.

Serangan bertubi-tubi diluncurkan sang pembuli. "Sudah bosan kayaknya ngechat cewek tapi gak dibales, makanya buat grup isinya sendiri biar bisa ngechat trus dijawab sendiri, haha" serangnya. Sebagai korban pembulian, saya hanya bisa berdoa "Ya Allah, berikanlah hamba kesabaran, ketabahan, ketampanan, kekayaan, mobil mewah plus surat-suratnya, motor keren plus helmnya yang mahal, dan permasalahan skripsi, biar cepet nyusun skripsi dan bisa cepet wisuda. Amin" do'a orang tersakiti menurut keterangan cepat dikabul, jadi kolektif do'a merupakan strategi yang jitu.

Tapi tahukah, dibalik semua itu, grup berisikan diri sendiri memiliki 4 manfaat yang "waw, emejing". Berikut pemaparannya:

1. Tempat pembuatan broadcast
Sebagai aktivis organisasi, membuat broadcast atau dicingkat bc merupakan skill yang urgen, mengingat tidak ada keuksesan program kerja tanpa informasi, bc-an salah satu sarananya. Undangan rapat, acara dan sebagainya dibc-kan. Pembuatan bc tidak boleh sembarangan, harus sudah di fixasikan terlebih dahulu sebelum di share, disinilah peran grup berisikan diri sendiri itu, bisa digunakan udat-edit pesan bc sesuka hati tanpa mengganggu orang lain.

2. Pembuatan caption
Jika anda instagramers puitis, tentu anda akan membuat caption yang "Aduhai". Nah, untuk bisa sampai ke tingkat "Aduhai" versi anda, grup ini sangat berguna sekali untuk menyimpan caption anda tersebut sembari mencari gambar atau foto yang pas untuk dicantumkan caption yang anda susun.

3. Tulisan di blogg
Anda blogger? Bagus. Lanjutkan!
Kebanyakan orang menulis di laptop/notebook untuk diupload di blogg. Tapi tahukah, di gadget kesayangan anda juga bisa. Anda tinggal download aplikasinya, rangkai tulisan anda dan upload. Selesai. Cukup mudah.
Nah, dalam penyusunan tulisan anda, grup berisikan diri sendiri sangat "Cihuy" untuk dimanfaatkan, mengingat bahwa untuk masuk ke blogg membutuhkan kuota atau wifi sedangkan grup WA anda tidak, meski anda tengah bokek kritis pun, anda bisa menyimpannya di grup anda.

4. Dan lain-lain
Inilah point yang tidak bisa saya deskripsikan. Hehe
Yang pasti, anda akan merasakan manfaatnya jika anda sudah membuat grup untuk diri anda sendiri. Selamat mencoba